Monday, November 13, 2017

Entrepreneur Sukses, Orang Langka atau Punya Koneksi Luas?


PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA - JAKARTA - Saat ini, jumlah orang yang memutuskan untuk fokus mendirikan usahanya sendiri semakin banyak. Fenomena ini tidak hanya terjadi di Indonesia, namun juga di seluruh dunia.

Banyak anggapan bahwa para entrepreneur sukses adalah orang-orang yang langka, memiliki bakat dan talenta yang berbeda dengan orang lainnya. Lihat saja sosok Richard Branson, Mark Zuckerberg, dan Steve Jobs yang merupakan sosok yang kerap pertama kali muncul ketika memikirkan wirausahawan sukses.

Namun demikian, ternyata menjadi seorang wirausahawan bukan hanya soal bakat dan mental yang gemilang. Sebuah studi menunjukkan bahwa sebenarnya sebagian besar wirausahawan adalah orang-orang biasa yang tak jauh berbeda dengan kita, namun memiliki akses pada kekayaan.

Laporan yang dirilis Reuters menunjukkan sebagian besar perusahaan rintisan (startup) didirikan oleh mantan bankir yang memiliki jejaring luas. Ada pula fakta yang diyakini secara meluas bahwa perusahaan modal ventura lebih senang dikenalkan pada pendiri perusahaan rintisan lewat koneksi mereka sendiri.

Saat ini, jumlah orang yang memutuskan untuk fokus mendirikan usahanya sendiri semakin banyak. Fenomena ini tidak hanya terjadi di Indonesia, namun juga di seluruh dunia.

Banyak anggapan bahwa para entrepreneur sukses adalah orang-orang yang langka, memiliki bakat dan talenta yang berbeda dengan orang lainnya. Lihat saja sosok Richard Branson, Mark Zuckerberg, dan Steve Jobs yang merupakan sosok yang kerap pertama kali muncul ketika memikirkan wirausahawan sukses.

Namun demikian, ternyata menjadi seorang wirausahawan bukan hanya soal bakat dan mental yang gemilang. Sebuah studi menunjukkan bahwa sebenarnya sebagian besar wirausahawan adalah orang-orang biasa yang tak jauh berbeda dengan kita, namun memiliki akses pada kekayaan.

Laporan yang dirilis Reuters menunjukkan sebagian besar perusahaan rintisan (startup) didirikan oleh mantan bankir yang memiliki jejaring luas. Ada pula fakta yang diyakini secara meluas bahwa perusahaan modal ventura lebih senang dikenalkan pada pendiri perusahaan rintisan lewat koneksi mereka sendiri.
Baca Juga :


Sumber: Kompas.com


Friday, November 10, 2017

Korupsi di Arab Saudi Tembus Rp 1.352,8 Triliun | PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA


PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA - JAKARTA - Jaksa agung Arab Saudi Sheikh Saud Al Mojeb mengungkapkan, nilai korupsi yang dilakukan para pangeran, menteri, dan mantan menteri negara itu mencapai 100 miliar dollar AS atau sekitar Rp 1.352,8 triliun (kurs Rp 13.528 per dollar AS)

Sebanyak 208 orang telah diinterogasi sebagai bagian dari investigasi. Adapun 7 orang di antaranya telah dibebaskan tanpa hukuman.

"Berdasarkan investigasi kami selama 3 tahun terakhir, kami mengestimasikan setidaknya 100 miliar dollar AS telah disalahgunakan melalui korupsi secara sistematis dalam beberapa dekade terakhir," kata Al Mojeb seperti dikutip dari CNN Money, Jumat (10/11/2017).

Al Mojeb menuturkan, bukti-bukti korupsi tersebut sangat kuat. Ini pun mengonfirmasi kecurigaan yang mendorong otoritas Arab Saudi untuk melakukan investigasi.

Pekan lalu, otoritas Arab Saudi menangkap sejumlah anggota keluarga kerajaan, pebisnis, dan pejabat senior pemerintahan. Penangkapan yang mengejutkan tersebut dilakukan oleh komite antikorupsi di negara itu.

Salah satu orang yang ditangkap adalah Pangeran Alwaleed bin Talal. Selain itu, ditangkap pula konglomerat media Waleed Al-Ibrahim dan mantan kepala istana kerajaan Khaled Al-Tuwaijri.

Bank sentral Arab Saudi telah membekukan rekening pribadi orang-orang yang diinvestigasi tersebut. Otoritas di Uni Emirat Arab juga dilaporkan meminta informasi kepada perbankan soal aset yang dimiliki 19 pangeran dan pejabat Arab Saudi.

Penangkapan ini menyusul dibentuknya komite antikorupsi yang diketuai oleh Putra Mahkota Pangeran Mohammed bin Salman.

Lembaga baru ini memiliki kewenangan untuk menginvestigasi, menangkap, menerbitkan larangan bepergian, dan membekukan aset individu yang diduga melakukan korupsi.

Pejabat Arab Saudi menyatakan, penangkapan itu adalan bagian dari upaya perombakan ekonomi negara tersebut untuk mengurangi ketergantungan pada minyak.

Perubahan lain yang dilakukan termasuk pencabutan subsidi, pemberlakuan jenis pajak baru, dan mencabut larangan mengemudi bagi wanita.

Baca Juga :
Penipuan Berkedok Perdagangan Berjangka Komoditi Marak di Indonesia | PT RIFAN FINANCINDO
Industri PBK Tumbuh di Tengah Rendahnya Pemahaman Masyarakat | PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
Pialang Berjangka PT Rifan Bidik 200 Investor Baru di Semarang | PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA (CABANG)
Kerja Sama dengan USU, Rifan Financindo Siapkan Investor Masa Depan | RIFAN FINANCINDO 
Waspada Investasi Bodong, Ada Baiknya Anda Mengenal Lebih Baik Perdagangan Berjangka | PT RIFAN
Dinas Kebersihan dan Pertamanan Pemko Medan Terima Sumbangan | RIFANFINANCINDO
Rifan Financindo Targetkan 200 Nasabah Baru | RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
Rifan Financindo Berjangka Gelar Sosialisasi Cerdas Berinvestasi | RIFAN
Perdagangan Bursa Berjangka Menjanjikan Imbal Hasil Besar dan Resiko Besar | PT. RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
Investasi Perdagangan Berjangka di Indonesia Timur Belum Tergarap | PT. RIFAN
Kenapa Investasi Bodong Menjamur dan Makan Banyak Korban? | RIFAN BERJANGKA
Kepercayaan Masyarakat terhadap Perdagangan Berjangka Komoditi Masih Tinggi | PT. RIFAN FINANCINDO
RFB Dorong Edukasi Perdagangan Berjangka Komoditi | PT RIFANFINANCINDO
Marak Investasi Bodong, Masyarakat Diedukasi Perdagangan Berjangka Komoditi | PT RFB
PERDAGANGAN BERJANGKA : Rifan Jadi yang Pertama Sosialisasi di Medan | PT RIFANFINANCINDO BERJANGKA

Sumber: Kompas.com
Akb – rifanfinancindo


Thursday, November 9, 2017

Genjot Perekonomian, BI Minta Pemerintah Percepat Stimulus Fiskal | PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA


PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA - JAKARTA - Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal III 2017 tercatat sebesar 5,06 persen secara tahunan (yoy). Bank Indonesia ( BI) meyakini, dengan percepatan stimulus fiskal, maka pertumbuhan ekonomi dapat digenjot.

Deputi Gubernur BI Perry Warjiyo menuturkan, capaian pertumbuhan ekonomi tersebut masih di bawah ekspektasi bank sentral. pihaknya memperkirakan pertumbuhan ekonomi pada kuartal III 2017 mencapai 5,17 persen.

"Kelihatannya harus dilakukan langkah-langkah bersama, baik untuk mempercepat stimulus fiskal karena stimulus fiskal menjadi sangat penting. Kalau melihat data-data dan informasi dari Kemenkeu, di triwulan IV 2017 stimulus fiskal bakal lebih cepat, sehingga bisa mendorong ekonomi," kata Perry di sela-sela acara Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) di Grand City Surabaya, Rabu (8/11/2017).

Stimulus fiskal tersebut dipandang penting. Tujuannya adalah agar pengusaha maupun produsen dapat kembali bergairah untuk berekspansi dan meningkatkan produksi.

Pasalnya, Perry menuturkan, salah satu hal harus diperhatikan adalah perilaku produsen yang cenderung menahan produksi. Para produsen tersebut lebih memilih menghabiskan inventory alias stok yang ada ketimbang memproduksi barang.

"Produsen tidak meningkatkan produksinya, tapi lebih banyak menggunakan inventory yang ada. Itu yang harus kita lihat esensinya," jelas Perry.

Meskipun begitu, Perry menyatakan bahwa secara terperinci, beberapa komponen antara lain konsumsi pemerintah, investasi, dan ekspor mengalami pertumbuhan. Hal ini mencerminkan adanya perbaikan meskipun realisasi pertumbuhan ekonomi di bawah ekspektasi.

Baca Juga :

Sumber: Kompas.com


Tuesday, November 7, 2017

BPJS Kesehatan Defisit Rp 9 Triliun, Sri Mulyani Minta Pemda Ikut Urunan | PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA


PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA - JAKARTA - Pemerintah menetapkan sembilan langkah untuk mengatasi defisit keuangan yang selalu menghantui kinerja BPJS Kesehatan yang sampai akhir tahun ini nilainya diperkirakan sekitar 9 triliun. 

Sembilan langkah itu ditetapkan dalam Rapat Koordinasi Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Senin (6/11/2017).

Salah satu langkah dengan melibatkan daerah dalam membiayai pelaksanaan program Jaminan Kesehatan Nasional masyarakat.

Menteri Keuangan Sri Mulyani berharap pelibatan pemerintah daerah tersebut bisa terlaksana mulai 2018 nanti.

"Agar APBD 2018 nanti komitmen daerah bisa segera tercantum, kami akan segera menghitung bersama Kementerian Dalam Negeri," katanya dalam Rapat Koordinasi Tingkat Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan di Jakarta, Senin (6/11/2017).

Direktur Utama BPJS Kesehatan Fahmi Idris mengatakan, langkah kedua yaitu pelibatan BPJS Ketenagakerjaan.

Pemerintah menjalin kerjasama dengan BPJS Ketenagakerjaan agar penyakit yang terjadi akibat pekerjaan nantinya bisa ditanggung oleh lembaga tersebut.

Fahmi mengatakan, telah menjalin komunikasi dengan BPJS Ketenagakerjaan agar upaya tersebut bisa terwujud.

"Memang tidak mudah, apalagi membedakan penyakit yang terjadi akibat pekerjaan atau karena penyakit komunitas, makanya kami sedang komunikasikan dengan mereka," katanya.

Langkah ketiga, menggunakan dana cukai yang tahun 2018 nanti tarifnya akan dinaikkan 10,4%. Keempat, melakukan efisiensi operasional. Kelima, memberikan suntikan atau modal tambahan bagi BPJS Kesehatan.

Fahmi mengatakan, pemerintah belum menggunakan opsi menaikkan iuran kepesertaan agar masalah defisit yang selalu menghantui kinerja BPJS Kesehatan bisa teratasi.

Kondisi keuangan BPJS Kesehatan sakit. Sejak Pelaksanaan program Jaminan Kesehatan Nasional dilaksanakan mulai 2014 lalu kondisi keuangan selalu bermasalah.

Di 2014, defisit keuangan BPJS Kesehatan mencapai Rp 3,3 triliun. Tahun 2015, defisit membengkak menjadi Rp 6 triliun dan tahun 2016 mencapai Rp 9,7 triliun.

Sementara, Puan Maharani, Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan menjamin, tekor keuangan tersebut nantinya tidak akan berpengaruh kepada layanan kesehatan yang diberikan ke masyarakat.
Baca Juga :


Sumber: Kompas.com



Monday, November 6, 2017

Sempat Melemah, Bursa Arab Saudi Menguat Usai Penangkapan 11 Pangeran | PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA



PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA - JAKARTA - Bursa saham Arab Saudi sempat melemah lumayan dalam usai penangkapan 11 pangeran, sejumlah menteri dan mantan menteri atas dugaan korupsi. Namun, perdagangan di lantai bursa kemudian mengalami rebound.

Mengutip Al Arabiya, Senin (6/11/2017), indeks bursa saham Arab Saudi sempat melemah 2,2 persen pada perdagangan Minggu (5/11/2017). Akan tetapi, indeks kemudian berbalik menguat 0,02 persen sebelum penutupan.

Penguatan indeks disebabkan pada investor yang berpandangan bahwa penangkapan yang dilakukan komisi antikorupsi Arab Saudi dapat mendorong reformasi jangka panjang. Saham sebagian besar emiten perbankan menguat, tanda optimisme ekonomi.

Sebanyak 11 orang pangeran, 4 orang menteri inkumben, dan sejumlah mantan menteri ditangkap oleh komisi pemberantasan korupsi yang dipimpin oleh Putra Mahkota Pangeran Mohammed bin Salman.

Banyak bankir dan analis memandang, penangkapan atas dugaan korupsi ini dapat mendorong perekonomian.

Selain itu, langkah tersebut juga dapat memudahkan Pangeran Mohammed dalam menjalankan reformasi termasuk memperbaiki defisit anggaran, mencabut larangan mengemudi bagi wanita, dan menjual aset negara senilai 300 miliar dollar AS.

"Ini juga adalah keadaan yang dibutuhkan untuk mendorong agenda transformasi, manfaat yang mana telah diyakini oleh investor," jelas Hasnain Malik, kepala riset ekuitas global di bank investasi Exotix.

Sejumlah eksekutif korporasi juga mengekspektasikan Pangeran Muhammed bakal mendorong warga kaya Arab Saudi merepatriasi kekayaan yang ditaksir mencapai miliaran dollar AS. Harta tersebut sebagian besar disimpan di luar negeri.

Adapun seorang ekonom berpandangan bahwa motif utama Pangeran Mohammed melakukan penangkapan para pangeran dan pejabat tersebut adalah lantaran reformasi yang dicanangkan tak bergerak dengan cepat.

Misalnya, program privatisasi termasuk pelepasan 5 persen saham perusahaan minyak terbesar di dunia Saudi Aramco yang belum juga terlaksana.
Baca Juga :

Sumber: Kompas.com


Thursday, November 2, 2017

Wujud Alien Selama Ini Salah Total, Ternyata Mirip Manusia | PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA


PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA - JAKARTA - Wujud makhluk asing luar bumi atau sering disebut alien masih misteri. Sampai saat ini belum ada yang paling sahih menunjukkan wujud alien, sebab manusia belum pernah bertemu langsung dengan alien. 

Peneliti Universitas Oxford, Inggris dalam studi terbarunya menunjukkan, wujud alien yang selama ini digambarkan di film, berkulit hijau, mata hitam besar lonjong, menurut mereka salah total. Studi terbaru mereka menunjukkan, wujud alien justru mirip manusia. 

Dikutip dari Bgr, Kamis, 2 November 2017, dalam paper mereka, ilmuwan Oxford menduga, spesies alien seperti manusia, mengalami evolusi sepanjang waktu. Ilmuwan mengatakan alien tak lepas dari mekanisme seleksi alam seperti yang terjadi pada mahluk di bumi. 

Maka ilmuwan tersebut berkesimpulan, dengan menjalankan proses evolusi yang sama seperti manusia, pada akhirnya spesies alien akan berkembang seperti manusia. 

Peneliti tersebut mengatakan, mereka melakukan pendekatan yang berbeda, menimbang proses natural yang akan membentuk kehidupan. 

"Dalam paper ini, kami menawarkan pendekatan alternatif yang menggunakan teori evolusi untuk memprediksi hal itu," ujar peneliti Departemen Zoologi Universitas Oxford, Sam Levin. 

Dia mengklaim, pendekatan baru itu cukup berguna, sebab prediksi spesies alin mereka berbasis pada silikon bukan DNA. 

"Tugas mendasar para astrobiologi yakni memikirkan bagaimana kehidupan luar Bumi. Membuat prediksi alien memang susah. Pendekatan lama dalam bidang astrobiologi telah secara luas mekanistik, mengambil apa yang dilihat di bumi dan apa yang kita ketahui tentang kimia, geologi, fisika untuk memprediksi tentang alien," jelas Levin. (ase)

Baca Juga :


Sumber: viva.co.id



Wednesday, November 1, 2017

Registrasi Kartu Prabayar dan Kematian Bisnis Selular | PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA




PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA - JAKARTA - Selasa, 31 Oktober 2017 pukul 00.01, seluruh masyarakat Indonesia resmi bisa meregistrasi nomor ponsel. Hanya NIK atau KTP dengan kartu keluarga. Tanpa nama ibu kandung.

Pemerintah, melalui Kementerian Komunikasi dan Informasi, menegaskan, registrasi ini memiliki batas akhir hingga 28 Februari 2018.

Hal ini tertuang dalam Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 14 Tahun 2017 tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 12 Tahun 2016 tentang Registrasi Pelanggan Jasa Telekomunikasi.

"Ini hanya mengetik sebentar. Mudah, tidak sampai satu menit," kata Menkominfo Rudiantara. Akan tetapi, mayoritas informasi yang didapat masyarakat justru berbeda.

Mereka beranggapan bahwa hari ini (Selasa) adalah hari terakhir melakukan registrasi, baik ulang bagi pemegang kartu SIM lama maupun baru.

Tak pelak, dalam satu hari, jutaan pengguna kartu SIM secara bersamaan melakukan registrasi ulang. Alhasil, server operator telekomunikasi mengalami gangguan (error).

Salah satunya Telkomsel. Vice President Corporate Communication Telkomsel, Adita Irawati mengakui adanya keluhan pelanggan yang sulit melakukan pendaftaran.

"Sehubungan dengan adanya keluhan pelanggan yg kesulitan dalam melakukan registrasi prabayar, dapat kami sampaikan bahwa hal ini merupakan dampak antusiasme pelanggan yang luar biasa di hari pertama registrasi," ungkapnya kepada VIVA.co.id.

Ia menjelaskan, registrasi ulang memiliki waktu yang panjang, yaitu empat bulan, sejak resmi diumumkan pada Selasa atau hari ini. 

"Sampai tanggal 28 Februari 2018. Masih tersedia waktu yang cukup panjang bagi pelanggan untuk melakukan registrasi. Ia pun memberikan arahan terkait format registrasi melalui pesan singkat (SMS).

Untuk pelanggan baru, format registrasi melalui SMS ke nomor 4444 bisa dilakukan dengan cara RegNIK#NomorKK#. Sedangkan, format registrasi ulang nomor lama melalui SMS ke 4444 yaitu ULANGNIK#NomorKK#.

Tak hanya itu, Adita menambahkan, untuk mengantisipasi membludaknya pendaftaran ulang kartu SIM prabayar, Telkomsel menyediakan jalur pendaftaran lain selain SMS dan kunjungan ke outlet.

Pengguna bisa mendaftar ulang melalui situs khusus yang disediakan, yakni https://mobi.telkomsel.com/ulang.

Di mata Anggota Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia Bidang Teknologi, Agung Harsoyo, banyaknya masyarakat yang melakukan registrasi menunjukkan sikap antusias.

Adapun, dari sisi sistem, ia mengaku bahwa seluruh operator telekomunikasi langsung melakukan perbaikan agar bisa menangani lebih baik lagi soal registrasi.

Ketika ditanya banyak pengguna yang gagal registrasi, dosen Institut Teknologi Bandung ini menjawab singkat. "Kalau gagal, ya, daftar lagi," tutur Agung.

Menkominfo Rudiantara kembali menjelaskan, hingga 30 Oktober 2017, sekitar 47 juta nomor ponsel yang diregistrasi pelanggan seluler prabayar. Sementara saat ini terdaftar di operator masih ada sebanyak 300 juta nomor.

"Sampai saat ini sekitar segitu yang terverifikasi dari pelanggan prabayar. Kalau kartu SIM itu lebih dari 300 juta. Saya juga tahu ada yang pegang dua atau tiga SIM. Ada juga yang beli dan habis buang," paparnya.

Ia menegaskan bahwa nomor yang belum diregistrasi nantinya akan diblokir. Dengan begitu, nomor tersebut tidak bisa dipakai lagi sama sekali untuk berkomunikasi.

"Kalau diblok semuanya, ya, nggak bisa (dipakai lagi) nanti. Jadi, wajib registrasi mulai tanggal 31 Oktober. Hanya NIK atau KTP dengan kartu keluarga. Tidak ada yang lain, dan diberi waktu sampai tahun depan," ujarnya, mengingatkan kembali.

Untuk proses registrasi pelanggan lama, akan ada notifikasi dan pelanggan kemudian bisa membalas pesan tersebut hingga data tervalidasi.

Namun, jika data yang dimasukkan pelanggan lama atau baru tidak dapat tervalidasi, meskipun telah memasukkan data sesuai yang tertera pada KTP-el dan KK, maka pelanggan wajib mengisi Surat Pernyataan.

Surat ini menyatakan bahwa seluruh data yang disampaikan adalah benar dan pelanggan bertanggungjawab atas seluruh akibat hukum.

Matikan Pedagang Kecil

Di kesempatan terpisah, Ketua Umum Kesatuan Niaga Cellular Indonesia, Qutni Tisyari, mengeluh kewajiban registrasi kartu prabayar berdampak negatif bagi pedagang kecil.

Sebab, ada satu hal yang mengkhawatirkan bagi pedagang seluler dari aturan baru registrasi pelanggan jasa telekomunikasi tersebut.

"Keberatan kami hanya pada pembatasan 1 NIK untuk 3 nomor per operator. Selebihnya kami mendukung PM 12 dan 14 ini. Pembatasan itu seharusnya berlaku untuk konsumen saja, bukan untuk kami ini sebagai pedagang," ujar Qutni kepada VIVA.co.id.

Menurutnya, dengan pembatasan 1 NIK hanya untuk 3 operator akan menyulitkan roda bisnis para pedagang seluler.

"Bisnis selular akan mati, berhenti. Pedagang bakal bangkrut, padahal bisnis ini sudah ada pasarnya, sudah jadi komoditas," jelas Qutni.

Ia mengatakan, pembatasan itu akan menyulitkan pola bisnis pedagang selular.

Sebelum ada pembatasan ini, para pedagang seluler bisa dengan mudah meregistrasikan misalnya ribuan kartu SIM atas nama pedagang, tanpa terbatas dengan jumlah.

Kemudian, kartu SIM tersebut akan diregistrasikan ulang sesuai data sahih pelanggan yang membeli kartu prabayar.

"Setelah tanggal 31 Oktober ini, kami hanya boleh registrasi 3 doang. Kalau masyarakat umum dibatasi enggak apa-apa, kalau kami pedagang jangan dibatasi," keluhnya.

Baca Juga :

Sumber: viva.co.id