Wednesday, December 13, 2017

Segera Meluncur, iMac Pro Terbaru Dijual Mulai Rp 68 Juta | PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA






PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – JAKARTA –Juni lalu, Apple memberitahukan bahwa komputer desktop iMac Pro akan meluncur pada Desember 2017. Pabrikan tersebut kini telah mengumumkan bahwa iMac Pro akan meluncur pada 14 Desember besok.

iMac Pro diklaim sebagai “Mac paling bertenaga yang pernah dibuat”. Di dalamnya tertanam prosesor Intel Xeon dengan jumlah core CPU hingga 18 buah.

“Kami menciptakan iMac yang dijejali segala macam komponen grafis, prosesor, storage, memori, dan I/O workstation berkinerja tertinggi di antara Mac,” sebut Apple dalam laman khusus iMac Pro yang serba hitam.

Apple tidak merinci banderol dari iMac Pro. Namun, dari informasi sebelumnya diketahui bahwa komputer untuk profesional tersebut bakal dihargai mulai 4.999 dollar AS atau Rp 68 juta.

Banderol yang sudah mahal tersebut kemungkinan berlaku untuk model iMac Pro terbawah yang dibekali prosesor Intel Xeon dengan 8 core.

iMac Pro turut dibekali pengolah grafis Radeon Pro Vega terbaru dari AMD, RAM DDR4 2.666 MHz ECC hingga 128 GB, media penyimpanan SSD hingga 4 TB, serta empat buah port Thunderbolt 3 (merangkap sebagai USB type-C).

Layarnya berukuran 27 inci dengan resolusi 5K, sebagaimana dirangkim KompasTekno dari The Verge, Rabu (13/12/2017). Untuk menangani panas, Apple turut membekali iMac Pro dengan sistem pendingin dual-blower.

“Semua peningkatan kami terapkan tanpa menambah ketebalan satu milimeter pun ke desain all-in-one IMac yang ikonik,” imbuh Apple.

Aneka aksesori pelengkap iMac Pro seperti keyboard, mouse, dan stand layar dilabur warna hitam sehingga menambah kesan sangar, alih-alih putih atau silver seperti iMac lain.

iMac Pro diluncurkan untuk menunjukkan bahwa Apple tidak menelantarkan lini produk komputer seri Pro besutannya yang terakhir diperbarui pada 2013.

Apple memberikan iMac Pro ke sejumlah YouTuber untuk dijajal, termasuk Marques Brownlee dan Jonathan Morrison yang melakukan uji kinerja Geekbench. 



Baca Juga :


PT RIFAN FINANCINDO | Penipuan Berkedok Perdagangan Berjangka Komoditi Marak di Indonesia
PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA | Rifan Financindo Berjangka Gelar Sosialisasi Cerdas Berinvestasi
PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA (PALEMBANG) | PT Rifan Financindo Berjangka Buka Workshop Apa Itu Perusahaan Pialang, Masyarakat Harus Tahu
RIFAN FINANCINDO | Kerja Sama dengan USU, Rifan Financindo Siapkan Investor Masa Depan
PT RIFAN | Pialang Berjangka PT Rifan Bidik 200 Investor Baru di Semarang
RIFANFINANCINDO | Rifan Financindo Intensifkan Edukasi
RIFAN FINANCINDO BERJANGKA | Rifan Financindo Berjangka Incar Kenaikan Nasabah 53% di Jawa Tengah
RIFAN | Rifan Financindo Optimistis Transaksi 500.000 Lot Tercapai
PT. RIFAN FINANCINDO BERJANGKA PEKANBARU | Sharing & Diskusi Perusahaan Pialang Berjangka PT. RFB
PT. RIFAN | PT Rifan Financindo Berjangka Optimistis PBK Tetap Tumbuh di Medan
RIFAN BERJANGKA | Bisnis Investasi Perdagangan Berjangka Komoditi, Berpotensi tapi Perlu Kerja Keras
PT. RIFAN FINANCINDO | JFX, KBI dan Rifan Financindo Hadirkan Pusat Belajar Futures Trading di Kampus Universitas Sriwijaya
PT RIFANFINANCINDO | RFB Surabaya Bidik 250 Nasabah Baru hingga Akhir Tahun
PT RFB | PT RFB Gelar Media Workshop
PT RIFANFINANCINDO BERJANGKA | Mengenal Perdagangan Berjangka Komoditi, Begini Manfaat dan Cara Kenali Penipuan Berkedok PBK


Sumber: kompasiana
Akb – rifanfinancindo



PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA | PUSAT Headunit

Tuesday, December 12, 2017

Sandiaga Sebut Penanganan Pohon Tumbang Terhambat Resistensi Komunitas Pencinta Pohon


PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – JAKARTA – Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengatakan, salah satu cara untuk mengantisipasi terjadinya pohon tumbang saat hujan deras yakni memangkas ranting (topping) atau menebang (chopping) pohon-pohon yang sudah tua.

Namun, Sandi menyebut hal itu sulit dilakukan karena adanya resistensi dari komunitas pencinta pohon. 

"Kalau pohon tumbang itu topping off. Kalau misal yang udah agak dimakan umur, yang ada rayap segala macam, mungkin di-chop. Problemnya kemarin ini kami banyak resistensi dari komunitas yang menginginkan bahwa pohon-pohon itu lebih baik diselamatkan," ujar Sandi di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (11/12/2017).

Sandi menjelaskan, saat ini perubahan iklim sangat ekstrem. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta harus mengantisipasi pohon tumbang saat hujan deras. Dia berharap komunitas tak menghalangi langkah Pemprov DKI itu demi mencegah terjadinya pohon tumbang.

"Dengan cuaca yang seperti ini, kami enggak bisa lagi, karena bisa membahayakan orang lain. Jadi ini yang kami harapkan pengertian juga dari teman-teman komunitas pencinta pohon untuk bersama-sama kami," kata dia.

Sandi tidak ingin resistensi dari komunitas itu justru berpotensi membahayakan warga karena pohon tumbang. Pemprov DKI Jakarta, kata Sandi, harus mengantisipasi hal tersebut untuk menyelamatkan warga.

"Satu nyawa itu harus betul-betul dijaga, jangan sampai ada kecelakaan yang diakibatkan oleh pohon tumbang. Antisipasinya kalau memang enggak bisa lagi dengan penguatan, ya harus di-chop," ucap Sandi.

Hujan deras disertai angin kencang terjadi di Jakarta pada Senin siang. Kondisi tersebut mengakibatkan genangan di ruas jalan dan sejumlah pohon tumbang.

Beberapa pohon tumbang di depan Hotel Mulia Senayan, Kuningan, dan Stasiun Karet sehingga mengganggu perjalanan KRL.

Baca Juga : 


PT RIFAN FINANCINDO | Penipuan Berkedok Perdagangan Berjangka Komoditi Marak di Indonesia
PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA | Rifan Financindo Berjangka Gelar Sosialisasi Cerdas Berinvestasi
PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA (PALEMBANG) | PT Rifan Financindo Berjangka Buka Workshop Apa Itu Perusahaan Pialang, Masyarakat Harus Tahu
RIFAN FINANCINDO | Kerja Sama dengan USU, Rifan Financindo Siapkan Investor Masa Depan
PT RIFAN | Pialang Berjangka PT Rifan Bidik 200 Investor Baru di Semarang
RIFANFINANCINDO | Rifan Financindo Intensifkan Edukasi
RIFAN FINANCINDO BERJANGKA | Rifan Financindo Berjangka Incar Kenaikan Nasabah 53% di Jawa Tengah
RIFAN | Rifan Financindo Optimistis Transaksi 500.000 Lot Tercapai
PT. RIFAN FINANCINDO BERJANGKA PEKANBARU | Sharing & Diskusi Perusahaan Pialang Berjangka PT. RFB
PT. RIFAN | PT Rifan Financindo Berjangka Optimistis PBK Tetap Tumbuh di Medan
RIFAN BERJANGKA | Bisnis Investasi Perdagangan Berjangka Komoditi, Berpotensi tapi Perlu Kerja Keras
PT. RIFAN FINANCINDO | JFX, KBI dan Rifan Financindo Hadirkan Pusat Belajar Futures Trading di Kampus Universitas Sriwijaya
PT RIFANFINANCINDO | RFB Surabaya Bidik 250 Nasabah Baru hingga Akhir Tahun
PT RFB | PT RFB Gelar Media Workshop
PT RIFANFINANCINDO BERJANGKA | Mengenal Perdagangan Berjangka Komoditi, Begini Manfaat dan Cara Kenali Penipuan Berkedok PBK


Sumber: kompasiana


Friday, December 8, 2017

BI: Ada Risiko Jika Bertransaksi dengan Bitcoin | PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA


PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – JAKARTA – Gubernur Bank Indonesia Agus Dermawan Wintarto Martowardojo mengimbau masyarakat untuk tidak menggunakan mata uang virtual Bitcoin sebagai alat pembayaran di Indonesia.

Menurutnya ada risiko tersendiri dalam penggunaan Bitcoin. Sayangnya ia tidak menguraikan lebih jauh apa risiko yang dimaksud.

"Jadi, ada risiko bagi yang akan mencoba memegang (bertransaksi) Bitcoin itu seperti yang sudah disampaikan," ungkapnya di Jakarta, Kamis, 7 Desember 2017.

Dilarangnya Bitcoin lantaran tidak sesuai dengan sistem pembayaran dan undang-undang yang ada di Tanah Air. "BI tegas itu (Bitcoin) bukan sistem pembayaran yang sah. Masyarakat jangan menggunakannya sebagai alat sistem pembayaran," kata Agus Marto.


Kendati demikian, ia menegaskan masyarakat boleh-boleh saja mengetahui jenis mata uang virtual tersebut. Tapi dengan catatan tidak digunakan untuk bertransaksi di Indonesia.

"Kalau ada yang ingin mengetahui silakan saja. Tapi jangan untuk alat bayar. Saya kira ini sudah jelas," ungkapnya.

Sebelumnya, Kementerian Komunikasi dan Informatika mengaku mendukung penerapan teknologi Blockchain. Namun jika bicara mengenai Cryptocurrency atau Bitcoin, maka mereka dengan tegas mengatakan tidak.

"Blockchain is something that unavoidable. Saya mendukung Blockchain karena ia memberi transparansi dalam setiap transaksi. Misalnya, dalam layanan transfer uang, dia bisa tahu ini uang asal usulnya dari mana. Siap memberikan ke siapa. Datanya semua ada. Secara langsung ini bisa mempermudah kinerja KPK," ujar Menkominfo Rudiantara.

Sedangkan Bitcoin, Rudiantara setuju jika aplikasi seperti itu dilarang. Hal ini dikarenakan Bitcoin tak memiliki asal usul kepemilikan yang jelas dan dari mana teknologi itu berasal.



Baca Juga : 

PT RIFAN FINANCINDO | Penipuan Berkedok Perdagangan Berjangka Komoditi Marak di Indonesia
PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA | Rifan Financindo Berjangka Gelar Sosialisasi Cerdas Berinvestasi
PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA (PALEMBANG) | PT Rifan Financindo Berjangka Buka Workshop Apa Itu Perusahaan Pialang, Masyarakat Harus Tahu
RIFAN FINANCINDO | Kerja Sama dengan USU, Rifan Financindo Siapkan Investor Masa Depan
PT RIFAN | Pialang Berjangka PT Rifan Bidik 200 Investor Baru di Semarang
RIFANFINANCINDO | Rifan Financindo Intensifkan Edukasi
RIFAN FINANCINDO BERJANGKA | Rifan Financindo Berjangka Incar Kenaikan Nasabah 53% di Jawa Tengah
RIFAN | Rifan Financindo Optimistis Transaksi 500.000 Lot Tercapai
PT. RIFAN FINANCINDO BERJANGKA PEKANBARU | Sharing & Diskusi Perusahaan Pialang Berjangka PT. RFB
PT. RIFAN | PT Rifan Financindo Berjangka Optimistis PBK Tetap Tumbuh di Medan
RIFAN BERJANGKA | Bisnis Investasi Perdagangan Berjangka Komoditi, Berpotensi tapi Perlu Kerja Keras
PT. RIFAN FINANCINDO | JFX, KBI dan Rifan Financindo Hadirkan Pusat Belajar Futures Trading di Kampus Universitas Sriwijaya
PT RIFANFINANCINDO | RFB Surabaya Bidik 250 Nasabah Baru hingga Akhir Tahun
PT RFB | PT RFB Gelar Media Workshop
PT RIFANFINANCINDO BERJANGKA | Mengenal Perdagangan Berjangka Komoditi, Begini Manfaat dan Cara Kenali Penipuan Berkedok PBK

Sumber: kompasiana

Thursday, December 7, 2017

Mengapa Indonesia Butuh Blockchain, Begini Penjelasannya | PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA


PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – JAKARTA –Teknologi Blockchain dinilai sebagai suatu hal yang tidak bisa dihindari. Apalagi, teknologi ini menjanjikan efisiensi dan transparansim, sehingga memberikan dampak positif.

Hal itu dikatakan, karena basis data global online Blockchain bisa dipakai siapa saja di seluruh dunia yang terkoneksi internet. Inilah mengapa Blockchain dikatakan lebih transparan.

Ibaratnya seperti buku kas induk di bank yang mencatat semua transaksi nasabah, hal ini yang dilakukan Blockchain.

Hanya saja, apabila buku kas induk cuma boleh dilihat dan dicek oleh pihak berwenang di bank, maka semua transaksi lewat Blockchain bisa dilihat oleh semua penggunanya.

Teknologi ini dapat mendesentralisasi kepercayaan dari pihak yang menerapkan sistem tersebut.

Co-Founder Blockchain Zoo, Pandu Sastrowardoyo mengatakan, teknologi blockchain bisa menjadi salah satu solusi untuk membantu
kalangan industri perbankan dalam era digital saat ini.

"Singkatnya, Indonesia butuh blockchain karena punya banyak kelebihan," kata dia di Jakarta, Rabu, 6 Desember 2017.

Ia mengingatkan satu hal yang masih belum disadari oleh orang Indonesia bahwa Bitcoin itu memang Blockchain, tapi Blockchain bukanlah Bitcoin.

Selain itu, Pandu mengaku tingkat kebocoran data jauh lebih rendah dibanding dengan pusat data biasa.

Anti-fraud

Penerapannya berupa sistem server sendiri dari masing-masing bank, yang 'diikat' dengan Blockchain, serta untuk update sistem juga dapat dilakukan dengan mudah.

"Penggunaan sistem ini dapat mengefisiensikan proses dalam transaksi keuangan. Sejatinya, Blockchain juga dapat digunakan oleh berbagai sektor atau industri, selain perbankan, yang membutuhkan proses pencatatan dan validasi," paparnya.

Pandu juga menegaskan kalau perusahaannya, Blockchain Zoo, merupakan perusahaan asli Indonesia yang berkantor pusat di Ubud, Bali.

"Kami satu-satunya persusahaan konsultan di Indonesia yang hanya fokus di blockchain consulting, technologically agnostic, dan sama sekali tidak bermain di cryptocurrency dan trading," ungkap Pandu, mempertegas.

Belum lama ini, Otoritas Jasa Keuangan menggandeng Blockchain Zoo untuk menggelar pelatihan pengaplikasian Blockchain kepada 13 bank pembangunan daerah yang tergabung dalam Asbanda.

"Kami memberikan materi beberapa aplikasi Blockchain di antaranya Anti-Fraud, Letter of Credit, Audit & Compliance, Supply Chain Management, dan bahkan, ATM Switching bisa kita buat dalam Blockchain," tutur Pandu.

Baca Juga : 


PT RIFAN FINANCINDO | Penipuan Berkedok Perdagangan Berjangka Komoditi Marak di Indonesia
PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA | Rifan Financindo Berjangka Gelar Sosialisasi Cerdas Berinvestasi
PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA (PALEMBANG) | PT Rifan Financindo Berjangka Buka Workshop Apa Itu Perusahaan Pialang, Masyarakat Harus Tahu
RIFAN FINANCINDO | Kerja Sama dengan USU, Rifan Financindo Siapkan Investor Masa Depan
PT RIFAN | Pialang Berjangka PT Rifan Bidik 200 Investor Baru di Semarang
RIFANFINANCINDO | Rifan Financindo Intensifkan Edukasi
RIFAN FINANCINDO BERJANGKA | Rifan Financindo Berjangka Incar Kenaikan Nasabah 53% di Jawa Tengah
RIFAN | Rifan Financindo Optimistis Transaksi 500.000 Lot Tercapai
PT. RIFAN FINANCINDO BERJANGKA PEKANBARU | Sharing & Diskusi Perusahaan Pialang Berjangka PT. RFB
PT. RIFAN | PT Rifan Financindo Berjangka Optimistis PBK Tetap Tumbuh di Medan
RIFAN BERJANGKA | Bisnis Investasi Perdagangan Berjangka Komoditi, Berpotensi tapi Perlu Kerja Keras
PT. RIFAN FINANCINDO | JFX, KBI dan Rifan Financindo Hadirkan Pusat Belajar Futures Trading di Kampus Universitas Sriwijaya
PT RIFANFINANCINDO | RFB Surabaya Bidik 250 Nasabah Baru hingga Akhir Tahun
PT RFB | PT RFB Gelar Media Workshop
PT RIFANFINANCINDO BERJANGKA | Mengenal Perdagangan Berjangka Komoditi, Begini Manfaat dan Cara Kenali Penipuan Berkedok PBK

Sumber: kompasiana




Wednesday, December 6, 2017

Di Forum Internasional, Jokowi Pamerkan Capaian 3 Tahun Pemerintahannya | PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA


PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – JAKARTA – Presiden Joko Widodo menyampaikan pencapaian yang telah diraih pemerintahannya tiga tahun terakhir dalam acara Bloomberg The Year Ahead Asia 2018, Rabu (6/12/2017) pagi.

Pada awal sambutannya, Jokowi menjelaskan tentang kondisi di masa setahun pemerintahannya pada 2015, ketika ada banyak tantangan dalam menciptakan kondisi perekonomian yang kondusif.

"Tahun 2015 saat satu tahun pemerintahan saya, harga komoditas kolaps. Pertumbuhan ekonomi Indonesia berjalan dengan lambat," kata Jokowi.

Meski kondisi yang saat itu kurang baik, ditambah dengan pengaruh global serta kondisi ekonomi di negara lain, Indonesia perlahan mulai memperbaiki diri.

Indikator yang menampilkan perbaikan itu, menurut Jokowi, salah satunya dalam hal kurs Indonesia terhadap dolar AS yang menguat pada dua tahun pemerintahannya.


Kemudian, Jokowi juga menekankan tentang reformasi yang dilakukan di segala lini pemerintahannya. Proses reformasi ini, khususnya dalam hal struktural di berbagai institusi, dinilai berdampak langsung terhadap perbaikan tingkat pertumbuhan ekonomi.

"Hasilnya, dalam OECD (Organization Economic Cooperation and Development) Global Survey, Indonesia ranking satu dalam hal kepercayaan publik terhadap negara," tutur Jokowi.

Dari sejumlah indikator lain, Jokowi memastikan kondisi Indonesia kini jauh lebih baik ketimbang tiga tahun ke belakang.

Untuk ke depannya, Jokowi berpesan agar semua pihak menanamkan sifat optimisme sehingga negara maupun masyarakat sama-sama menyongsong kehidupan yang lebih baik lagi. "Optimisme selalu menang, dan pesimisme selalu kalah," ujar Jokowi.

Baca Juga D : 

PT RIFAN FINANCINDO | Penipuan Berkedok Perdagangan Berjangka Komoditi Marak di Indonesia
PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA | Rifan Financindo Berjangka Gelar Sosialisasi Cerdas Berinvestasi
PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA (PALEMBANG) | PT Rifan Financindo Berjangka Buka Workshop Apa Itu Perusahaan Pialang, Masyarakat Harus Tahu
RIFAN FINANCINDO | Kerja Sama dengan USU, Rifan Financindo Siapkan Investor Masa Depan
PT RIFAN | Pialang Berjangka PT Rifan Bidik 200 Investor Baru di Semarang
RIFANFINANCINDO | Rifan Financindo Intensifkan Edukasi
RIFAN FINANCINDO BERJANGKA | Rifan Financindo Berjangka Incar Kenaikan Nasabah 53% di Jawa Tengah
RIFAN | Rifan Financindo Optimistis Transaksi 500.000 Lot Tercapai
PT. RIFAN FINANCINDO BERJANGKA PEKANBARU | Sharing & Diskusi Perusahaan Pialang Berjangka PT. RFB
PT. RIFAN | PT Rifan Financindo Berjangka Optimistis PBK Tetap Tumbuh di Medan
RIFAN BERJANGKA | Bisnis Investasi Perdagangan Berjangka Komoditi, Berpotensi tapi Perlu Kerja Keras
PT. RIFAN FINANCINDO | JFX, KBI dan Rifan Financindo Hadirkan Pusat Belajar Futures Trading di Kampus Universitas Sriwijaya
PT RIFANFINANCINDO | RFB Surabaya Bidik 250 Nasabah Baru hingga Akhir Tahun
PT RFB | PT RFB Gelar Media Workshop
PT RIFANFINANCINDO BERJANGKA | Mengenal Perdagangan Berjangka Komoditi, Begini Manfaat dan Cara Kenali Penipuan Berkedok PBK

Sumber: kompasiana


Tuesday, December 5, 2017

Menuju Tren Ekonomi "Digital Lifestyle", Sudah Siapkah Kita? | PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA


PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA –  JAKARTA – "Pola konsumsi masyarakat sekarang sudah bergeser, dari belanja barang ke belanja pengalaman, wisata, hiburan,"- Presiden Jokowi, dalam acara Kompas 100 CEO Forum di Raffles Hotel, Jakarta Selatan, Rabu (29/11/2017).
Beberapa waktu lalu media massa ramai memberitakan tutupnya toko-toko ritel, khususnya di Ibukota. Penyebabnya bermacam-macam, mulai dari perusahaan kolaps sampai penjualan tak mencapai target. Minggu (3/12/2017) lalu, salah satu outlet ritel di mal kawasan Jakarta Barat resmi ditutup. Saya pribadi cukup sedih mendengar kabar berita tersebut karena di gerai inilah biasanya saya membeli pakaian baru jelang hari raya seperti natal atau imlek.
Kebetulan hari Minggu (3/12/2017) kemarin saya juga mengunjungi salah satu mal di kawasan Pluit, Jakarta Utara. Di salah satu gerai, saya melihat pakaian yang dijual dengan harga paling murah Rp 65.000! Seriously? 65 rebet? Dulu, harga pakaian di mal minimal seratus ribu rupiah ke atas. Mengapa sekarang banyak gerai yang "banting harga" bahkan sampai menulis harga jual besar-besar agar dilihat oleh pengunjung.
Benarkah sektor ritel mulai lesu? Apakah e-commerce dan belanja online menjadi penyebab menurunnya daya saing penjualan ritel? Ataukah karena perubahan konsumsi masyarakat, seperti yang sempat disinggung oleh presiden kita?
***
Dalam pembukaan acara Kompas 100 CEO Forum, selain memaparkan kemajuan di bidang ekonomi yang telah dicapai, Jokowi juga menyinggung perubahan pola konsumsi masyarakat, khususnya kalangan menengah.
"Sekarang di media sosial menentukan status bergengsi bukan lagi barang mewah. Yang menentukan status buat orang bergengsi adalah pengalaman, petualangan yang di-upload. Orang sekarang ke mana-mana yang penting selfie, wefie," imbuh mantan Gubernur DKI Jakarta itu.
Jokowi menyebut, pariwisata dan lifestyle adalah salah dua peluang bisnis terbesar saat ini. Perkembangan teknologi dan globalisasi di era media sosial membentuk tren ekonomi digital lifestyle di mana membeli pengalaman, petualangan dan kenang-kenangan mengalahkan barang bermerek. Lalu, apakah kita sudah siap menuju ekonomi digital lifestyle dan bukan hanya sebatas sebagai konsumen saja.
***
Sebagai generasi millenial, saya merasakan dampak langsung dari perubahan ekonomi digital ini. Kalau dulu makan di restoran harus jalan jauh, kini tinggal satu klik di smartphone, makanan akan diantar lewat jasa layanan transportasi online. Bila dulu banyak orang berlomba-lomba "pamer" gaya hidup dengan nongkrong di mal atau kafe, kini mereka pamer momen liburan di destinasi cantik di dalam atau di luar negeri.
Jika dulu belanja harus window shopping dari satu toko ke toko lain untuk sekedar mengecek kualitas suatu barang atau perbandingan harga, sekarang kita hanya perlu mengakses situs jual beli online dan mencarinya dengan mudah tanpa harus buang-buang waktu dan tenaga. Mau tak mau, perkembangan teknologi memang membuat pola konsumsi masyarakat kian bergeser ke arah gaya hidup digital.
Masih segar dalam ingatan kala transportasi online mulai masif, para pelaku usaha transportasi konvensional melakukan protes keras. Saat itu para pengemudi ojek online diancam oleh ojek pangkalan, atau ketika ratusan sopir taksi melakukan tindakan anarkis terhadap pengemudi taksi online. Pada akhirnya, para pelaku usaha transportasi konvensional tersebut ada yang gulung tikar, ada pula yang "berdamai" dan bergabung dengan jasa transportasi online.
Baru-baru ini, Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) mengeluhkan kemunculan layanan hotel berbasis digital atau hotel online agent. Selain tidak memiliki regulasi dan tak terdeteksi pajak, hotel online juga dianggap mematikan bisnis hotel konvensional. 
Sejatinya, layanan akomodasi non-hotel ini sudah familiar di negeri seberang, bahkan berkembang pesat di beberapa negara maju karena memberikan pilihan akomodasi dengan harga kompetitif. Sayangnya, perubahan ekonomi digital ini belum siap diterima oleh masyarakat, khususnya para pelaku usaha.
Dalam dunia dagang atau bisnis, kita mengenal prinsip "Pembeli adalah raja". Jadi, jangan salahkan bila para raja yang kita layani kini sudah lebih modern dan canggih. Bila para konsumen cenderung mengikuti gaya hidup digital dalam kesehariannya (termasuk transaksi jual beli), kita juga harus mengikuti pola konsumtif (lifestyledan travel) tersebut agar tetap survive. Misalnya membuka bisnis kuliner kekinian (seperti martabak topping variatif atau indomie ropang yang naik kelas), jasa tur, sewa transportasi atau akomodasi online, penyewaan alat camping, dll.
Perkembangan tren ekonomi lifestyle juga turut merubah label pekerjaan yang kini bukan duduk diam di kantor saja. Di era digital, kita jamak menemui profesi seperti food blogger, food reviewer, travel blogger, buzzer, influencer, dll. Bila pekerjaan ini hanya untuk individu, patut ditunggu bagaimana para pemain besar akan mengikuti perkembangan pasar dan perubahan zaman now.
Zaman memang cepat berubah dan perubahan ini juga memaksa kita untuk beradaptasi dengan cepat. Tren ekonomi digital akan berkembang pesat dalam beberapa tahun ke depan. Pola konsumsi masyarakat juga akan terus mengalami perubahan dari waktu ke waktu. Pertanyaannya, apakah kita sudah siap akan perubahan tersebut?
Baca Juga D :
PT RIFAN FINANCINDO | Penipuan Berkedok Perdagangan Berjangka Komoditi Marak di Indonesia
PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA | Rifan Financindo Berjangka Gelar Sosialisasi Cerdas Berinvestasi
PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA (PALEMBANG) | PT Rifan Financindo Berjangka Buka Workshop Apa Itu Perusahaan Pialang, Masyarakat Harus Tahu
RIFAN FINANCINDO | Kerja Sama dengan USU, Rifan Financindo Siapkan Investor Masa Depan
PT RIFAN | Pialang Berjangka PT Rifan Bidik 200 Investor Baru di Semarang
RIFANFINANCINDO | Rifan Financindo Intensifkan Edukasi
RIFAN FINANCINDO BERJANGKA | Rifan Financindo Berjangka Incar Kenaikan Nasabah 53% di Jawa Tengah
RIFAN | Rifan Financindo Optimistis Transaksi 500.000 Lot Tercapai
PT. RIFAN FINANCINDO BERJANGKA PEKANBARU | Sharing & Diskusi Perusahaan Pialang Berjangka PT. RFB
PT. RIFAN | PT Rifan Financindo Berjangka Optimistis PBK Tetap Tumbuh di Medan
RIFAN BERJANGKA | Bisnis Investasi Perdagangan Berjangka Komoditi, Berpotensi tapi Perlu Kerja Keras
PT. RIFAN FINANCINDO | JFX, KBI dan Rifan Financindo Hadirkan Pusat Belajar Futures Trading di Kampus Universitas Sriwijaya
PT RIFANFINANCINDO | RFB Surabaya Bidik 250 Nasabah Baru hingga Akhir Tahun
PT RFB | PT RFB Gelar Media Workshop
PT RIFANFINANCINDO BERJANGKA | Mengenal Perdagangan Berjangka Komoditi, Begini Manfaat dan Cara Kenali Penipuan Berkedok PBK

Sumber: kompasiana
Akb – rifanfinancindo


PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA | PUSAT Headunit

Monday, December 4, 2017

Hari Ini Jokowi Resmikan Tol Soroja Bandung | PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA


PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA - JAKARTA - Presiden Joko Widodo pada Senin (4/12/2017) ini dijadwalkan meresmikan Jalan Tol Soreang-Pasir Koja atau Soroja di Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin dalam siaran persnya, Minggu (3/12/2017), menyebutkan, selain meresmikan Jalan Tol Soroja, Jokowi juga menyerahkan 10.000 sertifikat tanah untuk masyarakat Jawa Barat di Soreang, Kabupaten Bandung.

Jokowi bersama rombongan bertolak dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, dengan menggunakan Pesawat Kepresidenan Indonesia-1, Minggu pukul 18.55.

Tiba di Pangkalan TNI AU Husein Sastranegara, Bandung, pukul 19.16, Presiden disambut Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan.

Turut menyertai Presiden dalam penerbangan menuju Bandung adalah Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono, Staf Khusus Presiden Ari Dwipayana, Sekretaris Militer Presiden Marsda TNI Trisno Hendradi, dan Komandan Paspampres Mayjen TNI (Mar) Suharton.

Sore hari, Presiden dan rombongan akan kembali ke Jakarta dengan menggunakan Pesawat Kepresidenan Indonesia-1.

Baca Juga Di : 

PT RIFAN FINANCINDO | Penipuan Berkedok Perdagangan Berjangka Komoditi Marak di Indonesia
PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA | Rifan Financindo Berjangka Gelar Sosialisasi Cerdas Berinvestasi
PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA (PALEMBANG) | PT Rifan Financindo Berjangka Buka Workshop Apa Itu Perusahaan Pialang, Masyarakat Harus Tahu
RIFAN FINANCINDO | Kerja Sama dengan USU, Rifan Financindo Siapkan Investor Masa Depan
PT RIFAN | Pialang Berjangka PT Rifan Bidik 200 Investor Baru di Semarang
RIFANFINANCINDO | Rifan Financindo Intensifkan Edukasi
RIFAN FINANCINDO BERJANGKA | Rifan Financindo Berjangka Incar Kenaikan Nasabah 53% di Jawa Tengah
RIFAN | Rifan Financindo Optimistis Transaksi 500.000 Lot Tercapai
PT. RIFAN FINANCINDO BERJANGKA PEKANBARU | Sharing & Diskusi Perusahaan Pialang Berjangka PT. RFB
PT. RIFAN | PT Rifan Financindo Berjangka Optimistis PBK Tetap Tumbuh di Medan
RIFAN BERJANGKA | Bisnis Investasi Perdagangan Berjangka Komoditi, Berpotensi tapi Perlu Kerja Keras
PT. RIFAN FINANCINDO | JFX, KBI dan Rifan Financindo Hadirkan Pusat Belajar Futures Trading di Kampus Universitas Sriwijaya
PT RIFANFINANCINDO | RFB Surabaya Bidik 250 Nasabah Baru hingga Akhir Tahun
PT RFB | PT RFB Gelar Media Workshop
PT RIFANFINANCINDO BERJANGKA | Mengenal Perdagangan Berjangka Komoditi, Begini Manfaat dan Cara Kenali Penipuan Berkedok PBK

Sumber: Kompas